Wednesday, October 21, 2009

Subhanallah, ayat al-Qur'an dalam kulit seorang bayi!!!


Lagi lagi kekuasaan Allah kita saksikan, tadi saya melihat sebuah kabar dalam sebuah situs berita update. saya sontak kaget dan mengucap subhanalloh, Maha Suci Allah.
Saya melihat foto bayi tetapi kakinya seperti di tato dengan sebuah lapadz al-quran.

gambar tersebut menarik perhatian saya, saya pun tertarik untuk membaca artikelnya.
usut punya usut, Bocah ajaib yang mendapatkan 'berkah' itu adalah Ali Yakubov, bocah berumur 9 bulan. Ayat suci muncul di kulit Ali tidak lama setelah kelahirannya. Salah satu ayat yang muncul menyatakan "Allah adalah pencipta seluruh alam". Uniknya lagi, petikan ayat suci ini hanya timbul setiap Senin dan Kamis malam.

Subhanallah, seharusnya melihat keajaiban ini, sebagai orang yang beriman, marilah kita merenungkan semua ini. Semua ini tiada lain kekuasaan Allah SWT. sebaiknya kita berbenah dan berintrospeksi, mugkin Allah menunjukan kekuasaan kepada kita semua sebagai peringatan karena selama ini kita terlalu disibukan oleh urusan dunia dan melalaikan segala kewajiban yang telah Allah tetapkan. Maksiat dimana - mana, perang antar saudara, dan kejahatan - kejahatan lainya semakin marak saja.

Marilah kita berbenah diri kawan. saya takut kalau Allah menurunkan adzab nya yang perih disaat kita tidak beriman kepadaNya. Marilah kita lebih peka dan cepat tanggap melihat kejaiban ini.

kembali lagi ke kisah bocah ajaib ini,konon katanya hingga kini logika maupun peralatan kedokteran memang belum mampu memecahkan misteri bocah Rusia tersebut.

awal mulanya orang tua Ali tidak memberitahukan kepada siapapun akan keajaiban si bayi. Tulisan Alquran pertama kali muncul di dagu Ali. Setelah dagu, ayat-ayat Alquran pun mulai terlihat pada punggung, lengan, kaki dan perut Ali.

Setelah berkali-kali terjadi, orang tua Ali akhirnya memutuskan memberitahukan keajaiban itu kepada dokter. Terlebih bila ayat-ayat itu muncul, Ali seperti kesakitan. "Ali selalu merasa tidak sehat ketika tanda itu muncul. Ia menangis dan suhu badannya meningkat," ujar ibu Ali, Medina.

Saat ayat-ayat Alquran itu muncul di tubuh bayinya, Medina mengaku tidak mungkin menggendong Ali. "Badannya secara aktif bergerak, sehingga kami menaruhnya di tempat buaian. Sangat sulit melihatnya menderita," ceritanya.

Kisah Al-Quran pada kulit bayi tersebut, saat ini mendapatkan perhatian khusus dari berbagai macam pihak, khususnya para ulama dan warga Rusia.

Subhanallah...

(sumber berita ini saya kutip dari : SUN magazine, Detik.com)

Labels: , , , , , , , ,

Friday, October 16, 2009

pengalaman wisata hati, 10 hari terakhir di bulan ramadhan

Melaksanakan I'tikaf 10 hari terakhir menjelang hari raya idul Fitri adalah amalan ibadah yang selalu dilaksanakan oleh nabi kita yaitu Muhammad Rosulullah SAW.





perjalanan pertama Melaksanakan i'tikaf di Mesjid Agung Alun - Alun Bandung, cukup nyaman, namun sayang sekali Mesjid semegah dan sebesar itu, tempat parkirnya gak asik, membuat was was, karna di pinggir jalan, padahal mesjid Agung Alun - Alun Bandung memiliki Basement, kenapa gak di manfaatkan?? hmmm... tapi alhamdulillah dengan niat yang ikhlas utuk ber i'tikaf dan tawakal kepada Allah SWT, akhirnya saya dapati tempat parkir yang nyaman dan aman. Subhanallah!!!

pertama masuk nyari dulu penjual air mineral, soalnya haus pastinya. tidak terlalu sulit mencari penjual minuman karna banyak juga yang berjualan di halaman mesjid. "Kebersihan sebagian dari pada Iman", tapi kok sampah begitu banyak dan berserakan di depan halaman masjid. sungguh miris hati ini, kok mengotori rumah kita, rumah umat muslim, rumah Allah SWT.

pengalaman pertama ini sungguh menyenangkan, pintu untuk wanita kalau malam di tutup, jadi pria dan wanita di satukan, mungkin karna jamaah wanita sedikit kali ya! hmmm... pertama masuk kok malah banyak orang tidur???? kok bukan nya beribadah?? akhirnya saya bersama teman sholat dulu namun kita pun berpindah tempat karena merasa kurang nyaman.

nah, setelah pindah ke depan, disini hidup suasananya, banyak orang yang mengaji dan berdzikir. lampunya pun di redupkan, sehingga khusuk nya lebih dapet dari pada di belakang.






Masjid Agung Alun - Alun Bandung yang berkapasitas 5.000 orang ini sungguh sangat luas, kita bisa leluasa mencari tempat sepi. asik deh!!

hmm,, pukul 12 malam tiba. tiba2 semua lampu di nyalakan. ternyata ada yang memimpin i'tikaf kita dengan di isi, sholat Taubat, mengaji al-Quran 4 surat, yang saya ingat surat Yasin, dan Ar-Rachman. khusus surat ar-Rachman, sunggu indah ayat ini terdengarnya. suasana khusuk, sedih, rindu, dan bahagia menyatu. air mata pun kadang tak terasa turun. suasana semakin malam semakin hangat dan sejuk udaranya, saya tak kuat menahan rasa kantuk, saya pun tertidur dan terbangun jam 2. ketika bangun sang ustadz sedang menggelar Ceramah dan ditutup dengan Do'a. jam setengah tiga kita pun pergi untuk mencari tempat sahur...

Di Kota Bandung tak usah takut mencari tempat sahur, karna banyak sekali warung yang jualan makanan berat untuk sahur. pokoknya banyak deh, ketika perjalanan mencari tempat makan, ada saja pemandangan yang tidak enak. di Jalan ABC, Banceuy, tetep saja ada wanita - wanita penjaja sex. Astagfirullah, semoga Allah mengembalikan mereka ke jalan yang di ridhoi-Nya, Amien!

perjalan sahur pun saya tetapkan ke rumah makan deket pasar ancol. mengapa memilih disini, selain tempatnya cukup nyaman, pilihan menu nya banyak sekali, makanan higienis, bersih, dan tak kalah penting harga cukup terjangkau untuk kalangan mahasiswa.






Perjalanan yang ke-2 yaitu, Masjid Al - Ukkuwah, deket BMC, Pemkot, Bandung.
wah, awalnya saya tidak akan beritikaf di masjid ini, tapi tiba - tiba saja saya seperti dituntun oleh Allah Swt, agar ber i'tikaf di masjid ini.

Pertama masuk, kita langsung bisa parkir kendaraan roda dua atau empat kita di Basement. benar - benar nyaman tempat parkirnya, dengan harga parkir flat seridho nya, Alhamdulillah. Ketika masuk basement, didalam basement masih terdapat ruang - ruang yang menarik perhatian saya. saat itu waktu masih menunjukan sekitar jam setengah sebelas malam. ketika saya melirik kiri kanan, tepat di depan motor yang saya parkir, kita akan melihat sebuah kantin yang sepertinya OPEN 24 Hours khusus bulan puasa, jadi tak usah pergi dari masjid lagi untuk bersahur. melirik ke arah lainya, saya melihat sepeti sebuah ruangan berkaca, dipenuhi orang. mereka sepertinya lagi menonton film dengan layar besar menggunakan sebuah proyektor. Karena hal itu menarik perhatian saya, maka saya pun pergi mendekatinya. oh, ternyata disini sedang diadakan menonton film islami bersama - bersama khusus peserta pesantren kilat yang mendaftar di Panitia masjid Al-Ukkuwah. Wah, jadi pengen ikutan!

setelah itu saya pergi berwudlu, wah, sungguh nyaman tempat berwudlu-nya. cukup besar dan luas. selesai berwudlu, saya naek keatas menggunakan sebuah tangga, dan langsung menuju ke masjid. ketika pertama kali masuk, saya sungguh terpukau dengan keindahan arsitektur bangunan mesjidnya. sungguh indah, di dominasi warna - warna kayu, emas, dan orange. bagian atas kubah, terdapat teknik arsitektur yang sangat rumit keliatanya yang terbuat dari besi, dan terlihat sangat indah sekali, terdapat banyak lampu - lampu kecil, dan satu buah lampu yang sangat besar. bahan lantai terbuat dari kayu, suhu ruangan yang sangat dingin pun serasa di imbangi dengan kehangatan lantai yang terbuat dari kayu. Sungguh - sungguh maha karya yang apik, Subhanallah.




Kegiatan di Masjid Al-Ukkuwah ketika I'tikaf, sama halnya yang dilakukan di masjid Agung Alun - alun bandung, dilakukan secara berjamaah dan dimulai dari pukul 12:00 malam. sebelum i'tikaf bersama dilakukan kita bisa bebas melakukan dulu sholat sunat Tahiyatul masjid, sunah sunah munajat seperti sholat sunat hajat, istikharoh, taubat, dan lain - lain.

ketika bel berbunyi jam 12 malam, kebetulan terdapat jam besar disana, saya pun terbangun karena sengaja tidur dulu agar nanti sepertiga malam bisa melakukan sholat sunat Tahajud...

i'tikaf diawali dengan tausiah yang dilakukan oleh seorang ustadz/kiyai. saya duduk paling depan, memperhatikan dengan sungguh - sungguh setiap kata yang di lontarkan oleh sang ustadz. ternyata saya jatuh hati pada ustadz ini, sungguh mengena dihati, kharismatik. i'tikaf dihari - hari selanjutnya pun saya lakukan di masjid al - Ukkuwah, karena sudah merasa cocok dan jodoh. sungguh nikmat dan tenang hati ini.

Setelah Tausiah, kita melakukan sholat sunat berjamaah Lailatul Qodar. Mudah - mudahan, malam seribu bulan ini menyertai dan menjumpai di hati kita, Amien ya robbal 'alamin. setelah itu kita melakukan berdo'a bersama. ketika berdo'a air mata pun tak henti - henti nya keluar, seakan - akan kita hanyalah makhluk munafik kepada Tuhan kita, Astagfirulloh. Kita hanya takut dibilang munafik oleh manusia, tetapi kita selalu berbuat munafik kepada Allah, tetapi tidak memiliki rasa takut sama sekali. Sungguh Naif.

tak terasa waktu sungguh cepat berlalu, waktu telah menunjukan pukul 3 pagi. kita pun pergi keluar untuk melakukan sahur sebagai yang telah disunahkan oleh nabi kita Muhammad SAW. benar - benar nikmat !!!

setelah melakukan sahur di Dago Simpang. saya melakukan perjalanan selanjutnya ke masjid PUSDAI bandung untuk melakukan sholat subuh. masjid ini sangat lah luas, mungkin termasuk salah satu masjid yang sangat luas di kota Bandung.

mudah - mudahan "curhat" pengalaman saya akan 10 hari terakhir di bulan ramadhan tahun 2009 M ini, dapat menginspirasi teman - teman yang membacanya, dapat mempertebal keimanan kita, dan menambah semangat kita untuk beribadah di masjid - masjid Jami. Karena beribadah di masjid lebih besar pahalanya dibandingkan dikerjakan sendiri di rumah. marilah kita mengumpulkan pahala sebanyak - banyak nya, untuk bekal kita kelak nanti, AMIEN!!!

berikut saya tampilkan foto - foto yang memperlihatkan kemegahan masjid Pusdai,semoga mempertambahkan semangat kita untuk beribadah, Amien













ramadhan, 1430 H (2009).

Labels: , , , , , , ,

Wednesday, October 14, 2009

hey you girl, you give me butterflies, inside, inside, and i wanna be...!!!

kenapa? ya kenapa ya?
entahlah...

cakep? ia emang oke dia.
Pinter? buktinya nyambunglah kalo shared.
Visi and Misi hidupnya ? seperti ada kesamaan, meskipun gak tau secara mendalam
Keluarganya? belum kenal tuh, masih tanda tanya besar

tinggal 1 aja yang perlu diketahui lagi. apa dia tipe penurut, wanita harus nurut ma laki. palagi ntar ku jadi IMAM. (nurut dalam ajakan kebaikan), gak pembangkang, pembohong. pokoknya wanita yang bisa menjaga kehormatanya.

sejauh ini, saya ok2 saja. mudah2an kalo memang dia baek bagiku, aku Mohon padamu ya Allah, dekatkanlah aku dan dia. Amien!
Give me a clue.

tapi jangan dulu sekrang deh. tunggu aja dulu.. gak mau terburu2 lagi, takut slah pilih orang lagi. santei, fokus buat kerja dulu.
hey you girl, you give me butterflies, inside, inside, and i wanna be...!!!

Labels: , , , , , ,

Tuesday, October 6, 2009

sebuah cerita dari sebuah pandangan


“aku sangat menyayangi Mira, tapi begitu pula Peti”. Dalam hatinya Doni bising memilih diantara mereka.

“Jadi?”… sambil mengangkat kedua tanganya, terkesan menyepelekan.

“santai aja don, toh mereka cinta mati ma kamu”. Bisik setan dalam hatinya.

Semakin hari Mira semakin menyayangi Doni, terkadang hatinya berbunga – bunga, senyum penuh makna kebahagiaan. Ia bersyukur sekali memiliki seorang kekasih seperti Doni. Dalam moment – moment tertentu Doni terkadang memberikan kejutan – kejutan kecil yang sangat berarti bagi Mira. Kesuburan cinta mereka pun semakin tumbuh, sehingga Mira memantapkan hati bahwa hanya Doni lah yang terbaik baginya.

“Tut tut tut”, suara dering sms terdengar , segera Doni membuka 1 pesan baru di layar handphonenya. Wajahnya tampak sumringah ketika membaca sms tersebut

(1 minggu kemudian setelah membaca sms)

Segala sesuatu selalu saja bisa menjadi “sebuah cerita” diawali dengan “sebuah pandangan”. Yap, ini terjadi pada Doni, disudut sana tampak Peti sedang memndanginya. Peti yang dulu mengerti Doni. Peti yang dulu sangat Doni sayangi. Peti yang selalu ada Doni disampingnya. Peti yang selalu meringankan beban Doni ketika tak mampu memikul masalah yang sedang ia hadapi. Peti yang selalu membuatnya tersenyum ketika kebahagiaanya terbenam. Peti yang telah menjadi sejarah pertama mengenalkan Doni makna cinta hingga indah dan nikmatnya bercinta. Peti yang selalu membuatnya deg – degan ketika akan janji berkencan. Peti – peti – peti dan selalu peti saat – saat dulu.


Kini Peti hanya berjarak beberapa meter dari Doni, Peti begitu dekat. Ya, mereka dekat bukan karena sengaja untuk saling bertemu dan membuat janji berkencan,. Mereka bertemu bukan Karena suatu urusan pekerjaan, mereka bertemu bukan karena mereka tak sengaja berpapasan. Bahwa Doni bertemu karena ajakan SMS dari sebuah teman waktu minggu kemarin. Yap! Sebuah SMS ajakan REUNIan. Gara – gara SMS undangan reunian itulah mereka dipertemukan kembali.

Tuhan memang mudah membolak – balikan perasaan seseorang, kejadian reuni tadi pun telah menggoyahkan jiwa Doni…yap, bertemu mantan kekasih, sungguh meggetarkan jiwa Doni, kesetiaan pun jadi patut dipertanyakan…

(3 bulan kemudian)

Mira bersama adiknya pergi ke suatu tempat karena ada sebuah urusan. Namun, sungguh naas betul nasib Mira hari ini. Tuhan berkehendak menguji keimananya, menguji kesabarannya, menguji kelapanganya. Sebuah mobil menabrak motor yang ia kendarai bersama adiknya. Tulang hidung adiknya retak dan harus di bawa ke rumah sakit, kaki mira penuh luka memar. Kontan orang tua nya sangat shock mendengar kabar ini…
Di sudut luar sana, Doni tengah kasmaran, dengan cinta terdahulu nya yang kini tumbuh bersemi kembali. Memang sungguh indah ketika kita bisa mencintai seseorang untuk kedua kalinya.

Tapi??? Bagaimanakah dengan Mira?

Dimanakah Doni ketika Mira kecelakaan???, ketika Mira butuh perhatianya saat ini. Ketika Mira menjerit kesakitan dan ingin ada Doni disampingnya untuk menenangkan nya. Ketika Mira butuh joke2x nya agar bisa melupakan trouma kecelakaan itu. Ketika Mira butuh ,,, butuh, butuhkan Doni disampingnya…

“seharusnya kamu ada di sini bebh” bisik lirih Mira dalam hatinya miris.

Tuhan tenyata tak cukup memberi cobaan Mira dengan sebuah kecelakaan saja, tapi.

“Mira, maafkan aku, sepertinya kita sudahi saja hubungan ini!” Doni datar.

Doni memutuskan hubungan yang sangat sepihak pada Mira. Disaat penderitaan yang Mira alami, haruskah ia menerima kenyataan bahwa Doni mesti meninggalkan nya juga disaat seperti ini??

“lebih baik aku sakit hati dari pada orang lain yang sakit hati”. Itulah palsafah yang Mira yakini.

Mira memaksakan diri untuk pasrah dan merelakan kekasih nya Doni kembali ke pelukan kekasih terdahulunya, Peti. Hati Mira bagaikan tertusuk – tusuk, teraniyaya namun tak memiliki daya untuk berontak.
Hati Mira menjerit. Rasanya ingin muntah ketika terlintas baying Doni di benaknya. Doni yang dulu ia anggap sebagai lelaki yang mampu menyayangi dan menjaga nya, sekarang berubah menjadi Doni yang sangat kejam dan tak berperasaan.


Dan ketika Doni pun telah mendapatkan kembali Peti dalam pelukanya, hatinya masih merasa haus dan merasa kurang. Ternyata Bayang – bayang Mira masih mendatanginya setiap waktu.

“perasaan apa yang sedang saya alami?” bisik Doni yang plin plan dalam hati.

???????????????????????????????????.................!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!

Labels: , , , ,