Friday, October 16, 2009

pengalaman wisata hati, 10 hari terakhir di bulan ramadhan

Melaksanakan I'tikaf 10 hari terakhir menjelang hari raya idul Fitri adalah amalan ibadah yang selalu dilaksanakan oleh nabi kita yaitu Muhammad Rosulullah SAW.





perjalanan pertama Melaksanakan i'tikaf di Mesjid Agung Alun - Alun Bandung, cukup nyaman, namun sayang sekali Mesjid semegah dan sebesar itu, tempat parkirnya gak asik, membuat was was, karna di pinggir jalan, padahal mesjid Agung Alun - Alun Bandung memiliki Basement, kenapa gak di manfaatkan?? hmmm... tapi alhamdulillah dengan niat yang ikhlas utuk ber i'tikaf dan tawakal kepada Allah SWT, akhirnya saya dapati tempat parkir yang nyaman dan aman. Subhanallah!!!

pertama masuk nyari dulu penjual air mineral, soalnya haus pastinya. tidak terlalu sulit mencari penjual minuman karna banyak juga yang berjualan di halaman mesjid. "Kebersihan sebagian dari pada Iman", tapi kok sampah begitu banyak dan berserakan di depan halaman masjid. sungguh miris hati ini, kok mengotori rumah kita, rumah umat muslim, rumah Allah SWT.

pengalaman pertama ini sungguh menyenangkan, pintu untuk wanita kalau malam di tutup, jadi pria dan wanita di satukan, mungkin karna jamaah wanita sedikit kali ya! hmmm... pertama masuk kok malah banyak orang tidur???? kok bukan nya beribadah?? akhirnya saya bersama teman sholat dulu namun kita pun berpindah tempat karena merasa kurang nyaman.

nah, setelah pindah ke depan, disini hidup suasananya, banyak orang yang mengaji dan berdzikir. lampunya pun di redupkan, sehingga khusuk nya lebih dapet dari pada di belakang.






Masjid Agung Alun - Alun Bandung yang berkapasitas 5.000 orang ini sungguh sangat luas, kita bisa leluasa mencari tempat sepi. asik deh!!

hmm,, pukul 12 malam tiba. tiba2 semua lampu di nyalakan. ternyata ada yang memimpin i'tikaf kita dengan di isi, sholat Taubat, mengaji al-Quran 4 surat, yang saya ingat surat Yasin, dan Ar-Rachman. khusus surat ar-Rachman, sunggu indah ayat ini terdengarnya. suasana khusuk, sedih, rindu, dan bahagia menyatu. air mata pun kadang tak terasa turun. suasana semakin malam semakin hangat dan sejuk udaranya, saya tak kuat menahan rasa kantuk, saya pun tertidur dan terbangun jam 2. ketika bangun sang ustadz sedang menggelar Ceramah dan ditutup dengan Do'a. jam setengah tiga kita pun pergi untuk mencari tempat sahur...

Di Kota Bandung tak usah takut mencari tempat sahur, karna banyak sekali warung yang jualan makanan berat untuk sahur. pokoknya banyak deh, ketika perjalanan mencari tempat makan, ada saja pemandangan yang tidak enak. di Jalan ABC, Banceuy, tetep saja ada wanita - wanita penjaja sex. Astagfirullah, semoga Allah mengembalikan mereka ke jalan yang di ridhoi-Nya, Amien!

perjalan sahur pun saya tetapkan ke rumah makan deket pasar ancol. mengapa memilih disini, selain tempatnya cukup nyaman, pilihan menu nya banyak sekali, makanan higienis, bersih, dan tak kalah penting harga cukup terjangkau untuk kalangan mahasiswa.






Perjalanan yang ke-2 yaitu, Masjid Al - Ukkuwah, deket BMC, Pemkot, Bandung.
wah, awalnya saya tidak akan beritikaf di masjid ini, tapi tiba - tiba saja saya seperti dituntun oleh Allah Swt, agar ber i'tikaf di masjid ini.

Pertama masuk, kita langsung bisa parkir kendaraan roda dua atau empat kita di Basement. benar - benar nyaman tempat parkirnya, dengan harga parkir flat seridho nya, Alhamdulillah. Ketika masuk basement, didalam basement masih terdapat ruang - ruang yang menarik perhatian saya. saat itu waktu masih menunjukan sekitar jam setengah sebelas malam. ketika saya melirik kiri kanan, tepat di depan motor yang saya parkir, kita akan melihat sebuah kantin yang sepertinya OPEN 24 Hours khusus bulan puasa, jadi tak usah pergi dari masjid lagi untuk bersahur. melirik ke arah lainya, saya melihat sepeti sebuah ruangan berkaca, dipenuhi orang. mereka sepertinya lagi menonton film dengan layar besar menggunakan sebuah proyektor. Karena hal itu menarik perhatian saya, maka saya pun pergi mendekatinya. oh, ternyata disini sedang diadakan menonton film islami bersama - bersama khusus peserta pesantren kilat yang mendaftar di Panitia masjid Al-Ukkuwah. Wah, jadi pengen ikutan!

setelah itu saya pergi berwudlu, wah, sungguh nyaman tempat berwudlu-nya. cukup besar dan luas. selesai berwudlu, saya naek keatas menggunakan sebuah tangga, dan langsung menuju ke masjid. ketika pertama kali masuk, saya sungguh terpukau dengan keindahan arsitektur bangunan mesjidnya. sungguh indah, di dominasi warna - warna kayu, emas, dan orange. bagian atas kubah, terdapat teknik arsitektur yang sangat rumit keliatanya yang terbuat dari besi, dan terlihat sangat indah sekali, terdapat banyak lampu - lampu kecil, dan satu buah lampu yang sangat besar. bahan lantai terbuat dari kayu, suhu ruangan yang sangat dingin pun serasa di imbangi dengan kehangatan lantai yang terbuat dari kayu. Sungguh - sungguh maha karya yang apik, Subhanallah.




Kegiatan di Masjid Al-Ukkuwah ketika I'tikaf, sama halnya yang dilakukan di masjid Agung Alun - alun bandung, dilakukan secara berjamaah dan dimulai dari pukul 12:00 malam. sebelum i'tikaf bersama dilakukan kita bisa bebas melakukan dulu sholat sunat Tahiyatul masjid, sunah sunah munajat seperti sholat sunat hajat, istikharoh, taubat, dan lain - lain.

ketika bel berbunyi jam 12 malam, kebetulan terdapat jam besar disana, saya pun terbangun karena sengaja tidur dulu agar nanti sepertiga malam bisa melakukan sholat sunat Tahajud...

i'tikaf diawali dengan tausiah yang dilakukan oleh seorang ustadz/kiyai. saya duduk paling depan, memperhatikan dengan sungguh - sungguh setiap kata yang di lontarkan oleh sang ustadz. ternyata saya jatuh hati pada ustadz ini, sungguh mengena dihati, kharismatik. i'tikaf dihari - hari selanjutnya pun saya lakukan di masjid al - Ukkuwah, karena sudah merasa cocok dan jodoh. sungguh nikmat dan tenang hati ini.

Setelah Tausiah, kita melakukan sholat sunat berjamaah Lailatul Qodar. Mudah - mudahan, malam seribu bulan ini menyertai dan menjumpai di hati kita, Amien ya robbal 'alamin. setelah itu kita melakukan berdo'a bersama. ketika berdo'a air mata pun tak henti - henti nya keluar, seakan - akan kita hanyalah makhluk munafik kepada Tuhan kita, Astagfirulloh. Kita hanya takut dibilang munafik oleh manusia, tetapi kita selalu berbuat munafik kepada Allah, tetapi tidak memiliki rasa takut sama sekali. Sungguh Naif.

tak terasa waktu sungguh cepat berlalu, waktu telah menunjukan pukul 3 pagi. kita pun pergi keluar untuk melakukan sahur sebagai yang telah disunahkan oleh nabi kita Muhammad SAW. benar - benar nikmat !!!

setelah melakukan sahur di Dago Simpang. saya melakukan perjalanan selanjutnya ke masjid PUSDAI bandung untuk melakukan sholat subuh. masjid ini sangat lah luas, mungkin termasuk salah satu masjid yang sangat luas di kota Bandung.

mudah - mudahan "curhat" pengalaman saya akan 10 hari terakhir di bulan ramadhan tahun 2009 M ini, dapat menginspirasi teman - teman yang membacanya, dapat mempertebal keimanan kita, dan menambah semangat kita untuk beribadah di masjid - masjid Jami. Karena beribadah di masjid lebih besar pahalanya dibandingkan dikerjakan sendiri di rumah. marilah kita mengumpulkan pahala sebanyak - banyak nya, untuk bekal kita kelak nanti, AMIEN!!!

berikut saya tampilkan foto - foto yang memperlihatkan kemegahan masjid Pusdai,semoga mempertambahkan semangat kita untuk beribadah, Amien













ramadhan, 1430 H (2009).

Labels: , , , , , , ,

0 Comments:

Post a Comment

Subscribe to Post Comments [Atom]

<< Home